Beredar Dugaan Calon Pekerja Satpam di Gudang Shoope Surabaya Dikenakan Admin 3 Sampai 4 Juta Perorang 

Reporter : Redaksi
Isu dugaan permintaan uang ke calon pekerja satpam Surabaya

Aksara Karya Media.net | Surabaya - Sebuah pesan singkat yang diterima laporan ke redaksi mengenai isu dugaan penerimaan rekrutmen calon pekerja satpam gudang shopee di kawasan Osowilangun Surabaya dikenakan biaya administrasi pendaftaran sebesar 4 juta rupiah perorang kini mencuat dan mencuri perhatian publik.

 

Baca juga: Seminar Kolaboratif IAD Probolinggo dan STKIP Muhammadiyah Kalabahi

Dihimpun dari sumber internal AKM menerangkan, beberapa calon pekerja satpam dimintai uang administrasi oleh salah satu oknum Chief Security inisial M untuk bisa masuk bekerja di perusahaan gudang shopee dikawasan Osowilangun Surabaya.

 

Dalam keterangannya, oknum inisial M ini dikabarkan membuat peraturan dan mencari calon pekerja satpam lalu diduga dimintai uang administrasi pendaftaran sebesar 4 juta rupiah perorang. Entah permintaan uang tersebut adalah memang sebagai biaya pendaftaran resmi atau permintaan uang yang disebut pungutan liar (pungli).

 

Baca juga: POLINDIK: Polresta Malang Kota Edukasi Siswa Cegah Paham Radikal

Jurnalis AKM saat mendatangi kantor pergudangan Shopee yang berada dikawasan Osowilangun itu untuk meminta keterangan dan konfirmasi keberimbangan berita. Pihak yang dimaksud tidak berada dikantornya dan lalu ditemui oleh salah satu Danru Regu.

 

"Untuk pak M yang ingin dikonfirmasi oleh media tidak masuk mas, nanti biar kami teruskan ke yang bersangkutan," ucapnya Rabu siang (04/11/26).

Baca juga: Urai Konflik Agraria, BRAN Dorong Integrasi Satu Data Nasional

 

Dugaan permintaan uang dalam calon pekerja satpam ini masih belum terverifikasi sepenuhnya dan asas praduga tak bersalah. Pihak yang dimaksud bisa menghubungi redaksi Aksara Karya Media.net (AKM), untuk memberikan hak klarifikasi dan hak jawab sesuai dengan ketentuan hukum undang-undang pers yang sudah diatur. (Brd/Red)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru